.hola

Medium tulis-menulisku ini sudah lama tidak ku seka kembali, miris terasa melihat kiri dan kanan kertas digitalku sudah dipenuhi debu, yang mungkin kalau nenek-ku masih diberikan nafas kembali untuk hadir dan mampir, pilek mudanya bisa-bisa kembali mengeksploitasi rongga hidung lagi ya? hahahaha.

Kali ini aku tidak dapat bercerita banyak, tumpul sudah batok pikiran ku, perlu diasah diksi-diksi kecil dari mulut-mulut tetangga besok, atau mungkin dihajar sakit hati dan mulai kembali membaca kutipan-kutipan kecil dari prosa bijak para penyair imut tanah air hihihi tidak salah bukan?

Cukup lah ya, bodoh kan aku? Cuma mampu nulis segini.

Komentar